Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus)

Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) – Saraf kejepit merupakan gangguan kesehatan yang tidak jarang terjadi, khususnya untuk orang yang sudah tidak muda lagi. dalam istilah medis, saraf kejepit juga dikenal dengan Herniasi Nukleus Pulposus. Kondisi yang terjadi pada penyakit saraf kejepit ialah adanya tekanan pada saraf sehingga sering disebut dengan saraf kejepit. Yang menekan saraf ialah bantalan tulang belakang sehingga akan menimbulkan sakit yang luar biasa. Penderita saraf kejepit akan mengalami kesulitan untuk bergerak bebas karena apabila tubuh di gerakkan masa rasa sakit akan semakin dirasakan. Bagian tubuh yang sering merasakan sakit apabila menderita saraf kejepit ialah pada bagian kaki, paha, atau pun pada bagian bokong. ada banyak hal yang bisa mengakibatkan saraf kejepit, untuk itu perlu hati hati menjaga kesehatan tubuh agar tidak ada saraf yang tertekan dan mengalami saraf kejepit yang menimbulkan gangguan gerak sehingga tidak bisa melakukan aktivitas normal dengan bebas. Saraf kejepit bisa dialami oleh wanita atau pun juga pada pria.

Penyebab Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus)

Penonjolan diskus atau bantalan tulang belakang pada saraf sehingga menyebabkan saraf kejepit, hal sangat mungkin terjadi sehingga menimbulkan rasa sakit yang parah. ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bantalan tulang belakang menekan saraf belakang. Untuk itu dibawah ini beberapa hal yang bisa menyebabkan saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) :

saraf kejepit

Terjadinya saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) bisa dikarenakan oleh obesitas. Faktor bantalan tulang belakang menekan saraf dikarenakan berat badan juga. dikarenakan berat badan berlebihan sampai melebihi batas normal maka akan menambah tekanan pada saraf. Tekanan pada saraf semakin bertambah di saat berat badan pun bertambah. Karena itu kondisi ini yang menyebabkan tulang belakang menekan saraf belakang. Karena itu kondisi ini lebih berpotensi terjadi pada orang orang yang gemuk.

  • Angkat beban berat

Pemicu saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) tidak hanya dari berat badan saja, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan. memiliki aktivitas berat seperti sering angkat beban berat maka meningkatkan risiko untuk mengalami saraf kejepit, sebab seringnya ketika angkat beban berat menggunakan otot punggung dan posisi tubuh akan membungkuk, dan faktor seperti ini yang meningkatkan risiko penderitanya mengalami saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus). Hal ini sering terjadi pada orang orang yang memang aktivitas sehari hari memiliki pekerjaan berat seperti mengangkat, mendorong beban berat.

  • Genetik

Orang yang lebih berpotensi untuk mengalami saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) pun bisa karena memiliki faktor genetik. Memiliki faktor genetik dari keluarga yang juga pernah mengalami saraf kejepit maka akan lebih besar potensinya untuk mengalami hal yang sama di suatu hari nanti. Karena itu apabila memiliki faktor genetik keluarga yang mengalami saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) maka menjaga kesehatan sejak dini.

  • Usia

Saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) juga bisa dipengaruhi dari usia juga. usia yang semakin tua lebih berpotensi mengalami saraf kejepit. Sebab usia semakin bertambah akan ada penuaan yang mengakibatkan degenerasi atau sikus intervetebra yang dimana bantalan tulang belakang kering atau kehausan.

Ciri Ciri Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus)

  • Lengan atau sakit kaki. Jika HNP terjadi di punggung bawah atau HNP lumbal, maka akan merasakan sakit yang paling intens pada bokong, paha dan betis serta kaki. Jika HNP terjadi pada tulang belakang pada leher, nyeri biasanya akan paling intens di bahu dan lengan. Rasa sakit biasanya akan memburuk ketika batuk, bersin atau menggerakkan tulang belakang ke posisi tertentu.
  • Mati rasa atau kesemutan. Orang dengan HNP sering mengalami mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh yang disarafi oleh saraf yang terkena.
  • Otot yang dipersarafi oleh saraf yang terjepit cenderung melemah dari waktu ke waktu. Hal ini dapat menyebabkan seseorang mudah tersandung, atau tidak kuat mengangkat atau memegang barang.

Mengatasi Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus)

Terjadinya saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) sangat mengganggu penderitanya, sebab semua aktivitas gerak tidak dapat dilakukan dengan baik. maka dari itu saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) sebaiknya diatasi agar tidak menimbulkan efek yang semakin bertambah parah. ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi saraf kejepit :

  • Untuk mengurangi saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) dengan menggunakan obat. jika melakukan pengobatan saraf kejepit dengan cara medis maka dokter akan menyuntikan suatu obat agar bantalan tulang belakang tidak kering dan kehausan, dan juga ada obat minum sehingga bantalan tulang tidak lagi menekan pada saraf sehingga tidak akan mengalami rasa sakit lagi.
  • Terapi panas dingin juga terapi saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) yang dapat dilakukan, karena itu bisa melakukan cara ini sehingga bisa kembali bergerak dengan baik lagi. jika sudah membaik maka ada baiknya jika menjaga berat badan agar tidak kegemukan, sebab dengan tubuh gemuk bisa memicu saraf kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus) juga. kurangi juga angkat beban berat sehingga tidak memicu saraf kejepit. (By:RM)

Saraf Kejepit (Herniasi Nukleus Pulposus)

CARA PEMESANAN OBAT SYARAF KEJEPIT

Obat Syaraf Kejepit Tradisional, Herbal dan Alami untuk Mengurangi Pegal Linu, Rematik, Encok, Asam Urat dan Pengobatan Syaraf Kejepit

Harga Obat Syaraf Kejepit

Harga Obat Saraf Kejepit

Obat Saraf Kejepit

Harga Herbulgari 1 Pack isi 10 Sachet = Rp.250.000,- 

Cara Pemesanan Cepat Obat Syaraf Kejepit Herbulgari:

SMS ke 0852-1617-3268, tuliskan : Pesan Herbulgari Obat Syaraf Kejepit, Jumlah Pack, Nama Anda,  Alamat Kirim Lengkap dan Pembayaran Anda Via Bank Apa


=====================================

>>> obat herbal saraf kejepit untuk membantu meredakan saraf kejepit, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Saraf Kejepit and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.